18 Desa di Kepahiang Dapat Bantuan WC Rp 260 Juta, Cek Apakah Desa Anda Termasuk!

oleh -79 Dilihat

Kepahiang, JejakDaerah.ID – Sebanyak 18 desa di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, mendapatkan bantuan sanitasi dari pemerintah pusat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kepahiang. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan akses sanitasi bagi rumah tangga yang belum memiliki fasilitas WC.

Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Dinas PUPR Kepahiang, Ibnu Hajar ST, menjelaskan bahwa program ini dibiayai oleh Kementerian PUPR. Saat ini, pihaknya sedang melakukan sosialisasi kepada masyarakat penerima manfaat.

“Tahun ini, kita berhasil mendapatkan dana dari pemerintah pusat untuk program sanitasi. Ada 18 desa yang mendapatkannya, dan saat ini kami tengah melakukan sosialisasi terkait pelaksanaannya,” ujar Ibnu, Kamis (13/2/2025).

Setiap Desa Terima Rp 260 Juta untuk Pembangunan WC

Setiap desa yang menerima bantuan akan mendapatkan anggaran sekitar Rp 260 juta. Dana ini akan disalurkan melalui Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) yang bertanggung jawab atas pembangunan dan distribusi fasilitas sanitasi.

“Untuk satu desa, masing-masing akan mendapatkan 25 unit sanitasi WC,” tambah Ibnu.

Daftar 18 Desa Penerima Bantuan WC

Berikut adalah 18 desa yang berhak menerima bantuan sanitasi tahun ini:

1. Kecamatan Muara Kemumu:

  • Desa Limbur Baru

2. Kecamatan Bermani Ilir:

  • Desa Pagar Agung
  • Desa Kota Agung
  • Desa Limbur Lama
  • Desa Cinto Mandi
  • Desa Cinta Mandi Baru
  • Desa Gunung Agung

3. Kecamatan Seberang Musi:

  • Desa Talang Gelompok
  • Desa Sungai Jernih

4. Kecamatan Kepahiang:

  • Desa Permu
  • Kelurahan Pasar Ujung
  • Desa Kelobak

5. Kecamatan Kabawetan:

  • Desa Tangsi Duren

6. Kecamatan Ujan Mas:

  • Desa Suro Lembak
  • Desa Pekalongan

7. Kecamatan Merigi:

  • Desa Lubuk Penyamun
  • Desa Pulo Geto
  • Desa Batu Ampar

Masyarakat Diminta Ikut Mengawasi Program

Program bantuan sanitasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga dengan memberikan akses ke fasilitas sanitasi yang layak. Ibnu juga mengimbau masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan program agar berjalan transparan dan sesuai sasaran.

Dengan adanya bantuan ini, warga di 18 desa tersebut tidak perlu lagi khawatir mengenai akses sanitasi yang buruk. Program ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepahiang. (*/drl)