MUARA ENIM — Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat terus ditunjukkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Melalui DPC PKB Kabupaten Muara Enim, bantuan air bersih gratis disalurkan kepada sejumlah desa yang masih menghadapi keterbatasan pasokan air bersih, Sabtu (24/10/2026).
Penyaluran bantuan ini dilakukan di tengah kondisi kemarau panjang dan situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang turut berdampak terhadap kondisi lingkungan dan ketersediaan air di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut membuat kebutuhan masyarakat terhadap air bersih semakin meningkat, terutama bagi warga yang belum terjangkau jaringan pelayanan air perpipaan.
Bagi PKB, kondisi kemarau dan ancaman karhutla tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut kebutuhan dasar dan kesehatan masyarakat. Karena itu, bantuan air bersih diharapkan dapat menjadi langkah nyata untuk membantu warga menghadapi kondisi tersebut.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, kepada masyarakat Muara Enim. Penyaluran dilakukan melalui DPC PKB Muara Enim agar bantuan dapat langsung dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
Sebanyak tujuh desa menjadi lokasi distribusi bantuan, yakni Desa Karang Raja, Tanjung Raja, Muara Harapan, Harapan Jaya, Saka Jaya, Ujan Mas Baru dan Suka Menang.
Ketua DPC PKB Kabupaten Muara Enim, Desy Riyanah, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian PKB terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi kemarau panjang.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Apalagi saat ini kita menghadapi kemarau panjang dan situasi karhutla. Ketika warga mengalami kesulitan mendapatkan air, kita tidak boleh hanya melihat dan mendengar. Harus ada langkah nyata untuk membantu. Bantuan ini memang belum menyelesaikan seluruh persoalan, tetapi setidaknya dapat meringankan beban masyarakat,” ungkap Desy.
Menurutnya, kondisi kemarau panjang harus menjadi perhatian bersama karena dapat memperbesar tekanan terhadap ketersediaan air bersih di masyarakat.
“PKB ingin selalu hadir bersama masyarakat, bukan hanya dalam ruang-ruang politik. Ketika masyarakat menghadapi persoalan seperti kekurangan air akibat kemarau, kami ingin hadir dan mendengar langsung apa yang mereka butuhkan. Aspirasi ini juga akan kami dorong agar mendapat solusi yang lebih permanen,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Muara Enim, Sefti Agsiadi, S.E, turut turun langsung menyerap aspirasi masyarakat di sejumlah lokasi penerima bantuan.
Dari hasil penyerapan aspirasi tersebut, masyarakat menyampaikan masih adanya wilayah yang mengalami kekurangan air bersih serta belum terjangkau jaringan Perusahaan Air Minum (PDAM).
Sefti mengatakan persoalan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, terlebih dalam situasi kemarau panjang.
“Kami turun langsung untuk mendengar apa yang menjadi keluhan masyarakat. Bantuan air bersih ini merupakan solusi sementara, tetapi yang kita dorong adalah solusi jangka panjang. Masih ada beberapa titik desa yang belum mendapatkan jaringan PDAM, sehingga persoalan ini harus menjadi perhatian pemerintah,” kata Sefti.»
Ia menegaskan, aspirasi masyarakat tersebut akan dibawa melalui lembaga legislatif untuk dicarikan solusi bersama pemerintah daerah.
“Jangan sampai masyarakat setiap kali kekurangan air hanya menunggu bantuan tangki. Pemerintah harus melihat persoalan infrastrukturnya, bagaimana jaringan air bersih bisa diperluas dan menjangkau masyarakat yang selama ini belum mendapatkan pelayanan,” tegasnya.
Untuk wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 3, penyaluran bantuan air bersih PKB diwakili oleh M. Pasma Ajiansyah, Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim dari Fraksi PKB.
Adapun rincian distribusi bantuan air bersih DPC PKB Muara Enim sebagai berikut:
1. Desa Karang Raja: 2 tangki @5.000 liter dan 1 Tedmon 1.200 liter.
2. Desa Tanjung Raja: 2 tangki @5.000 liter.
3. Desa Muara Harapan: 1 tangki 5.000 liter dan 2 Tedmon masing-masing 1.200 liter dan 1.800 liter.
4. Desa Harapan Jaya: 1 tangki 5.000 liter.
5. Desa Saka Jaya: 1 tangki 5.000 liter.
6. Desa Ujan Mas Baru: 1 tangki 5.000 liter dan 1 Tedmon 1.200 liter.
7. Desa Suka Menang: 1 Tedmon 1.800 liter.
Secara keseluruhan, distribusi tersebut mencapai 45.000 liter air bersih dari 9 tangki, ditambah 6.000 liter kapasitas Tedmon.
DPC PKB Muara Enim berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan masyarakat di tengah kemarau panjang sekaligus membantu warga menghadapi dampak kondisi lingkungan akibat karhutla.
Lebih dari sekadar bantuan sesaat, PKB mendorong agar persoalan ketersediaan air bersih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Pembangunan dan perluasan jaringan air bersih dinilai penting agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan tangki ketika musim kemarau kembali terjadi.
Penanggung jawab distribusi:
Junizar
Sekretaris DPC PKB Kabupaten Muara Enim









