Empat Lawang, www.jejakdaerah.com – Bertahun tahun menunggu perhatian Pemerintah Empat Lawang terhadap Kondisi Jalan Lintas menuju Kecamatan Pasemah Air Keruh yang kian hari kian parah, akhirnya masyarakat melakukan inisiatif dan memperbaiki jalan secara swadaya, Jum’at (10/03).
Berulang kali diberitakan dan dikeluhkan masyarakat melalui media sosial tidak mendapat respon yang berarti dari pihak terkait. Sehingga masyarakat Pasemah Air Keruh dengan peralatan seadanya bergotong royong menutupi jalan-jalan yang dinilai rawan dan berlobang cukup parah. Iral Umda sebagai koordinator di lapangan ketika dikonfirmasi di sela kegiatan menjelaskan bahwa mereka terpaksa mengambil tindakan sendiri, mengingat jalur ini adalah lalu lintas keluar masuk warga kecamatan Pasemah air Keruh untuk keluar daerah dan mengangkut hasil bumi dan segala aktivitas.
” Mengingat situasi jalan yg cukup memprihatinkan kami sempatkan waktu untuk memperbaiki sesuai kemampuan alhamdulilah selain bantuan secara sukarela dari para sopir, para pengusaha yang memiliki usaha hasil bumi ikut menyumbangkan secara sukarela,tentu saja kami sebagai koordinator tidak lupa menyampaikan atau izin kepada pihak terkait yaitu pihak kecamatan karena mengingat saya juga punya armada apabila lewat ada perasaan ngeri mobil sering oleng,” sampai Iral.
Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Empat Lawang Dr. H Joncik Muhammad,S.Si,SH,MH dan Wakil Bupati Empat Lawang sebesar 10 juta rupiah yang telah dibelanjakan material untuk perbaikan jalan.
” Terimakasih kami sampaikan kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang yang sudah menyumbangkan Dana. Namun kami berharap agar DPRD empat Lawang Dapil Paiker dan Instansi terkait agar menganggarkan pembangunan jalan hotmix untuk jalur lintas kecamatan kami ini, sehingga kami merasa aman dan nyaman melintas, karena jangkauan ke Tempat Pelayanan Kesehatan dan segalanya harus melalui jalan ini,” ujarnya.
Selain itu ia berharap untuk pemilik armada yang melalui jalan ini agar melihat kapasitas jalan dan tonase yang layak untuk melalui jalan tersebut. Karena kontur tanah yang lembut dan keadaan jalan yang kecil dan semakin parah tentunya jika dilalui kendaraan seperti Mobil Fuso dengan Muatan Berat.
” Harapan kami para pengusaha dan semua pihak terkait agar memperhatikan tonase jalan. Mohon di minimalisir untuk muatan berat bisa diangkut dengan mobil yang lebih kecil sehingga kerusakan jalan tidak semakin parah,” sampainya.
Camat Paiker Zaili,SE
membenarkan perihal tersebut kalau ada masyarakat menyampaikan untuk memperbaiki jalan secara swadaya dan ijin untuk minta sumbangan secara sukarela saya selaku camat berharap kepada masyarakat kalau ada yg menyumbang baik berupa tenaga ataupun uang silahkan saja asal ikhlas dan sukarela dan bukan sengaja meminta karena takutnya nanti jadi masalah.
” Terkait masalah jalan yg cukup parah dibantu masyarakat secara swadaya itu merupakan dari amal jariah untuk kedepannya insyaallah jalan kita ini akan direhab tinggal menunggu waktunya saja,” sampai Zaili. (DRL)