Penulis : Deti Murni (Penulis Ideologis)
Ibu adalah sosok seorang yang mulia, yang kasih sayangnya luas tak terbatas, yang kata-katanya bijak penuh makna yang dekapan hangatnya mampu menentramkan jiwa. Tapi sangat jauh dari gambaran seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial (NIT) merupakan warga Kemumu, kecamatan Arma Jaya, Bengkulu Utara ini. Dia ditangkap kepolisian Bengkulu Utara karena propesinya sebagai mucikari yang menyediakan perempuan-perempuan untuk dijual. Sungguh tidak ada tempat yang aman lagi bagi seorang anak, wanita ini bahkan tega menjual anak kandungnya sendiri kepada pria hidung belang.
Kapolres Bengkulu Utara, KBP Andy Pramudya Wardana menyampaikan pelaku seorang perempuan yang menjual Wanita lain termasuk anaknya ke laki-laki hidung belang dengan imbalan yang disepakati, Senin (27/03/2023). Beliau juga menyampaikan setelah deal masalah harga kepada pria hidung belang maka tersangka akan menjemput dan mengantarkan wanita yang akan melakukan perbuatan prostitusi ke tempat yang telah disepakati. Bahkan tersangka juga menyiapkan kamar kos untuk dipakai sebagai tempat prostitusi.
Mengapa seorang ibu tega melakukan hal biadab ini, bukankah fitrah seorang ibu adalah mulia? Apakah himpitan ekonomi penyebab utamanya? Masalah ini membutuhkan solusi yang tuntas agar seorang ibu kembali kepada fitrahnya sebagai ibu pendidik generasi
Kejadian yang Berulang
Penerapan system sekular kapitalsme saat ini, bukanlah hal yang baru seorang ibu menjadi pelaku kejahatan kepada anaknya, seperti kasus di Kemumu Bengkulu Utara ini. Bahkan banyak kasus di daerah-daerah yang lain. Sebut saja kasus Norma Risma di Banten yang sempat viral, dia membongkar perilaku suaminya (kini mantan) yang diduga berzina dengan ibu kandung sendiri. Kasus seorang ibu muda di Jambi yang juga sempat viral menjadi pelaku pelecehan seks terhadap puluhan anak. Juga kasus olivia, perempuan yang mengaku dijual ibunya kepada lelaki hidung belang, kejadiannya terjadi ketika Olivia lulus SMA, tiba-tiba saja ibunya menguncinya dengan seorang laki-laki. Ternyata ibunya melakukan hal itu karena iming-iming akan mendaptknan ruko.
Kasus tersebut di atas hanya sebagian kecil kasus yang terekspos ke publik, bak fenomena gunung es yang tidak terekspos jauh lebih besar. Rasa aman menjadi suatu yang langka dalam sistem kehidupan saat ini, hampir tiap hari bahkan tiap jam ada saja berita kekerasaan terhadap perempuan dan anak. Sungguh perempuan dan anak hari ini tidak mendapatkan jaminan keamanan, seharusnya mereka adalah pihak yang dilindungi dan dipenuhi seluruh kebutuhannya. Namun hari ini tidak ada tempat yang aman dan jaminan kehidupan bagi anak dan perempuan.
Rusaknya Fitrah, Buah Busuk Sistem Sekular Kapitalisme
Di pandang dari sisi agama, perilaku biadab ini jelas bertentangan dengan fitrah manusia. Segala sesuatu yang bertentangan dengan fitrah pasti akan menimbulkan masalah. Contohnya fitrah manusia membutuhkan sandang, pangan dan papan, bila hal ini tidak terpenuhi maka akan menimbulkan masalah.
Demikian juga fitrah seorang ibu, perempuan dengan peran mulia dengan pengorbanan, kasih sayang yang begitu besar selalu mengalir dalam jiwa dan raganya. Mulai dari mengandung, melahirkan, merawat, hingga mendidik dan menjaga anak-anaknya. Begitulah kemuliaan seorang ibu yang akan melahirkan dari rahimnya sosok generasi cemerlang.
Ibu adalah guru pertama, dimana si buah hati belajar dan pembentukan karakternya. Sosok ibu akan melekat erat dan akan menjadi faktor dominan bagi pendidikan utama sang anak, anak akan bercermin dari kecerdasan, keuletan dan perilaku sang ibu. Bila ibu baik maka baiklah generasi, sebaliknya bila ibu buruk maka hancurlah generasi.
Kasus demi kasus yang menjadi pelaku kejahatan adalah seorang ibu adalah indikasi rusaknya fitrah ibu dalam sistem sekular kapitalisme yang diterapkan saat ini. Sistem ini telah sukses menghilangkan fitrah keibuan. Keimanan yang memudar dalam dirinya serta ketakwaan yang tak bersemayam pada tingkah lakunya adalah satu faktor terbesar yang menyebabkan sang ibu tega menjual anak gadisnya.
Tercabutnya fitrah seorang ibu sebagai pelindung anak-anaknya dari segala macam mara bahaya akibat dari sekularime akut yang bercokol lama di negeri ini. Paham inilah yang menyebabkan seorang ibu tidak paham agama, sehingga menyelesaikan masalah kehidupan tanpa berpedoman pada aturan agama. Sistem ini menjauhkan seluruh aturan kehidupan dari aturan beragama. Adanya kebebasan dalam berbuat dan berperilaku dalam sistem ini semakin membuat subur perilaku menyimpang.
Fitrah Ibu Mulia Dalam Khilafah
Matinya fitrah seorang ibu dan permasalahan kehidupan umat manusia yang tidak terselesaikan, seharusnya membuat kita sadar hal ini akibat sekularisme akut dalam diri umat. Ditambah tata kelola negara yang berasakan sekular, sehingga pola interaksi sosial dalam masyarakat pun selaras dengan paham yang diembannya yaitu sekular.
Solusinya adalah bila menginginkan interaksi sosial dalam masyarakat bercorak Islami, harus ada keimanan dan ketakwaan dalam individu umat. Sehingga umat senantiasa menjadikan agama sebagai pedoman seluruh urusan dalam hidupnya. Bermula dari diri sendiri yang bertakwa akan tercipta keluarga yang bertakwa, masyarakat yang bertakwa kemudian akan melahirkan negara yang bertakwa. Negara yang bertakwa ini akan membawa keselamatan hidup dunia dan akhirat.
Negara yang bertakwa ini adalah negara yang akan menerapkan Islam secara kaffah dalam setiap kebijakan yang diterapkan. Di sinilah kondisi keimanan umat akan terjaga dan seluruh problematika kehidupan akan terselesaikan dengan tuntas.
Para ibu akan kembali kepada fitrahnya yang mulia sebagai ibu pendidik pertama dan ibu generasi yang akan menjadi pelindung bagi anak-anaknya. Semoga di bulan Ramadhan yang mulia ini menjadi titik awal kembalinya kemuliaan ibu generasi bukan saja melahirkan anak-anaknya yang unggul tapi juga menjadikan generasi peradaban Islam yang unggul. Generasi khairu ummah yang akan memimpin peradaban.
Wallahu’alam bish-shawwab.
Sumber:
https://www.detik.com/jateng/hukum-dan-kriminal-/d-6641287/bejad-ibu-di-bengkulu-jual-anaknya-sendiri-jadi-psk
https://www.detik.com/sumut/hukum-dan-kriminal/d-6641097/wanita-di-bengkulu-ini-tega-jual-anak-kandung-jadi-pelacur
https://www.muslimahnews.com/2020/12/22/islam-menjaga-fitrah-dan-naluri-ibu/
https://www.muslimahnews.com/2021/04/14/sistem-sekular-lahirkan-para-ibu-stres-dan-tak-beres/
https://mslimahnews.net/2023/02/09/17500/