Palembang, Jejakdaerah.id – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Selatan (Sumsel) terus mematangkan langkah konsolidasi organisasi menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
Terbaru, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB menggelar pengukuhan orientasi politik sekaligus Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) untuk tiga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Hotel Rids Palembang, Sabtu (3/10/2026).
Adapun tiga kepengurusan DPC yang dikukuhkan secara serentak tersebut meliputi DPC PKB Kota Palembang, DPC PKB Kabupaten Banyuasin, dan DPC PKB Kabupaten Ogan Ilir.
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Wakil Bendahara DPP PKB, Bertu Merlas.
“Alhamdulillah pengukuhan orientasi politik secara muskercab sudah dilakukan,” ujar Ketua DPW PKB Sumsel, Nasrul Halim, usai menghadiri acara pengukuhan.
Nasrul yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Sumsel menegaskan, agenda ini merupakan langkah awal untuk memperkuat struktur partai dari tingkat atas hingga lini terbawah. 
“Kita targetkan kursi DPRD kabupaten ini bertambah pada Pileg 2029, terus melayani rakyat dan membantu rakyat, tidak ada jarak antara PKB dengan rakyat, dan kepengurusan harus sampai tingkat ranting karena ini adalah mesin partai paling bawah yang berhubungan langsung dengan rakyat,” kata Nasrul.
Guna memastikan seluruh daerah siap menghadapi kontestasi politik mendatang, DPW PKB Sumseltelah menjadwalkan safari orientasi politik dan Muskercab secara maraton di DPC kabupaten/kota lainnya sepanjang bulan Oktober 2026.
“Pada tanggal 10 Oktober untuk DPC OKU Selatan, selanjutnya pada 11 Oktober OKU Timur dan pada 12 Oktober OKU,” jelas Nasrul merinci agenda kerja partai.
Rangkaian kegiatan tersebut dilanjutkan ke wilayah DPC Musi Banyuasin (Muba) pada 15 Oktober, serta DPC Silampari yang mencakup Kota Lubuklinggau, Musi Rawas (Mura), dan Musi Rawas Utara (Muratara) pada 17 Oktober.
Selanjutnya, pengukuhan menyasar DPC Lahat pada 19 Oktober, DPC Kota Pagar Alam dan Empat Lawang pada 20 Oktober, DPC Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada 26 Oktober, DPC Muara Enim pada 27 Oktober, DPC Ogan Komering Ilir (OKI) pada 29 Oktober, dan ditutup di DPC Kota Prabumulih pada 30 Oktober 2026. (red)










