DPC PKB MUARA ENIM

Wartawan Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Saat Meliput Proyek di Semendo

redaksi
A-AA+A++

Laporan : Alkausar

MUARA ENIM —Jejakdaerah.id Kasus dugaan pengeroyokan terhadap wartawan media Selidik Kasus, Nopri Hartono, saat menjalankan tugas jurnalistik di Desa Karya Nyata, Kecamatan Semendo Darat Laut, Kabupaten Muara Enim, Jumat (30/10/2026), kini menjadi sorotan.

Peristiwa tersebut terjadi ketika Nopri bersama sejumlah rekannya mendatangi lokasi pekerjaan proyek Provinsi di Desa Karya Nyata untuk melakukan peliputan.

Menurut keterangan Nopri, saat berada di lokasi, dirinya tengah mengambil gambar dan video pekerjaan proyek. Ia mengaku sempat mempertanyakan keberadaan papan informasi proyek yang memuat informasi mengenai kegiatan, volume pekerjaan, nilai anggaran, sumber dana, pelaksana, serta waktu pelaksanaan.

Namun, saat sedang melakukan peliputan, Nopri didatangi oleh lebih dari satu orang.

Nopri mengaku telah menjelaskan bahwa dirinya merupakan wartawan dan sedang menjalankan tugas jurnalistik. Ia juga menyebut telah menunjukkan identitas pers kepada orang-orang yang mendatanginya.

Meski demikian, menurut Nopri, situasi kemudian memanas hingga dirinya mengalami dugaan pengeroyokan.

“Saya sudah menjelaskan kalau saya wartawan dan sedang meliput. Saya juga sudah menunjukkan identitas. Tapi mereka tetap marah, mengintimidasi, lalu mengeroyok saya,” ujar Nopri.

Akibat kejadian tersebut, Nopri mengalami sejumlah luka. Berdasarkan pemeriksaan medis dan hasil visum yang dijadikan bagian dari laporan, korban mengalami cedera di bagian atas telinga sebelah kanan serta pada tangan sebelah kanan dan sejumlah bagian tubuh lainnya.

Usai kejadian, korban kemudian meminta pertolongan dan melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.

AKP Yudhi Cahyono, S.H.Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Minggu (1/11/2026), AKP Yudhi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Nopri Hartono.

Menurut Yudhi, laporan tersebut diterima pada Minggu setelah korban memperoleh hasil visum. Ia juga membenarkan bahwa sebelumnya anggota Polsek Semendo telah mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kejadian pengeroyokan pada Jumat (30/10/2026).

Baca juga:
Misteri Dugaan Dana Wasbang 2023 di Situbondo, Bang Don Desak KPK Beri Kejelasan

“Memang ada laporan dari saudara Nopri Hartono pada hari ini, setelah hasil visum keluar. Sebelumnya pihak Polsek sudah mengamankan terduga pelaku pengeroyokan pada saat kejadian hari Jumat untuk di introgasi ,” ujar AKP Yudhi.

Yudhi menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menangani dan mengawal proses hukum atas laporan tersebut.

“Pihak Polsek berkomitmen untuk mengawal kasus pengeroyokan ini,” tegasnya.

Dengan adanya laporan resmi dan hasil visum, kasus tersebut selanjutnya menjadi ranah penyelidikan kepolisian untuk mengungkap secara terang peristiwa yang terjadi, termasuk pihak-pihak yang terlibat serta motif di balik dugaan pengeroyokan terhadap wartawan tersebut

idt-size-120600