KEPAHIANG – DPRD Kabupaten Kepahiang gelar rapat paripurna istimewa, agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, Joko Widodo dengan menerapkan protokol kesehatan, Jum’at (14/08/2020).
Rapat paripurna istimewa dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang, Windra Purnawan SP didampingi Wakil Ketua I, Andrian Defandra MSi dan dihadiri 22 anggota DPRD Kabupaten Kepahiang.
Dalam penyampaiannya, Windra Purnawan mengajak semua yang hadir untuk menghargai jasa dan perjuangan para pahlawan.
Dengan kerja nyata dan karya nyata melalui peningkatan kapasitas dan sumber daya yang progresif.
“Kita perlu menyiapkan kapasitas dan kualifikasi bangsa, demi hadirnya generasi-generasi unggul untuk menuju Indonesia Maju,” kata Windra.
Windra menambahkan, sesuai dengan tema peringatan Indonesia Maju, sebagai penyelenggara negara memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional terhadap masyarakat Kabupaten Kepahiang.
“Indonesia maju hanya bisa dicapai jika provinsi dan kabupatennya maju, maka kita sebagai daerah yang memiliki keunggulan alam harus memaksimalkannya,” ujar Windra.
Walaupun saat ini sedang diuji oleh wabah covid-19, mari saling bahu membahu agar bisa keluar dari tantangan ini.
Kedepan pihaknya akan memaksimalkan sektor pariwisata di Kepahiang, misalnya dengan membangun waterboom air panas.
“Sehingga daerah kita menjadi tujuan wisata satu-satunya di Sumatera yang memiliki wahana waterboom dengan air panas, tentunya dengan dukungan semua lapisan masyarakat,” jelas Windra.
Paripurna berlangsung khidmat selama pidato yang disampaikan oleh Presiden RI, Joko Widodo dan Ketua DPR RI, Puan Maharani.
Dalam pidatonya, Presiden Jokowi dan Ketua DPR RI, Puan Maharani mengajak agar seluruh elemen masyarakat bisa bangkit.
Terlebih lagi pasca Indonesia dihantam wabah Covid-19. Keduanya juga mengucapkan rasa terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah berjibaku untuk penanganan Covid-19.
Tidak ada yang tidak mungkin untuk bangkit, ada banyak strategi yang akan digunakan untuk kembali menjadi bangsa yang maju dan terdepan.
Presiden RI, Joko Widodo dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD meminta agar media tidak hanya mencari click dan like saat bekerja.
“Semestinya, perilaku media tidak dikendalikan untuk mendulang click dan menumpuk jumlah like. Tetapi seharusnya didorong untuk menumpuk kontribusi bagi kemanusiaan dan kepentingan bangsa,” kata Presiden Jokowi
Presiden Jokowi menilai, bahwa semua platform teknologi seharusnya mendukung transformasi kemajuan bangsa.
“Peran media-digital yang saat ini sangat besar harus diarahkan untuk membangun nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan. Bahkan, kemajuan ekonomi jelas membutuhkan semangat kebangsaan dan dukungan teknologi.”
“Kita harus bangga terhadap produk Indonesia sebagai optimisme pemulihan ekonomi dengan mengedepankan program industri dan UMKM yang saat ini terdampak pandemi,” ungkap Presiden. (fro)